Senin, 09 April 2012

Panduan Instalasi Linux SUSE 10.2

Petunjuk Instalasi Linux SUSE 10.2


Linux bukan saja sekedar sistem operasi alternatif. Bersama-sama dengan gerakan Open Sourcenya Linux menjadi suatu fenomena yang cukup revolusioner pada penghuhung milenium ini. Tidak saja dari segi teknologi belaka, akan tetapi juga dari paradigma pengembangan sistem, cara pandang, model bisnis, cara berkolaborasi dan juga kesempatan yang ada. Untuk memahami mengenai fenomena ini dan mengambil manfaat sebesar-besarnya, tidak ada salahnya para pengguna komputer di Indonesia mencoba memanfaatkan Linux sebagai platform masa depannya. Di samping kinerjanya yang tinggi ditambah harganya yang murah serta kebebasan yang ditawarkan dan kesempatan menjadi pengembang perangkat lunak dunia yang terbentang luas sepertinya sangat disayangkan bila para praktisi komputer di Indonesia melewatkannya.
Untuk mencoba Linux, para pengguna komputer memerlukan instalasi Linux di sistem komputer mereka. Instalasi Linux sering dikeluhkan oleh para pengguna sebagai sesuatu hal yang sulit. Hal tersebut sebenarnya kuranglah tepat, karena kesulitan ini sebetulnya ditimbulkan oleh perbedaan kebiasaan yang dimiliki oleh para pengguna yang sebelumnya memiliki latar belakang sistem operasi lainnya. Di samping itu, kebiasaan mengabaikan beberapa hal dasar yang penting dalam dokumentasi menimbulkan kesulitan proses instalasi. Memang diakui kekurangan dokumentasi dan petunjuk instalasi dalam bahasa Indonesia menimbulkan sedikit halangan bagi para calon pengguna Linux. Dengan ketersediaan bahasa Indonesia sejak Linux SuSE 6.0. pada program instalasi dan administrasi diharapkan memudahkan pengguna di Indonesia untuk memanfaatkan Linux.
Tampilan
Contoh tampilan desktop default dari SuSE 10.2 yang mirip dengan Vista baik itu KDE maupun GNome nya.


Untuk SuSE 10.2 installasi lumayan berbeda dengan langkah lebih pendekControl Center SuSE 10.2 merupakan yang terlengkap, SuSE walaupun dikembangkan oleh komunitas, untuk mencari dokumentasi nya di internet pun bukan pekerjaan yang mudah, masih sedikit dokumentasi yang bagus dan mudah dipahami untuk distro ini. Tetapi beruntung sekali tools yang menyertai distro ini bekerja dengan sangat baik sehingga pengguna bisa dengan mudah melakukan konfigurasi OpenSuSE ini.
LANGKAH-LANGKAH INSTALASI LINUX SUSE 10.2
Langkah pertama adalah kita Restart terlebih dahulu computer yang akan kita install,lalu masukan CD,maka akan muncul tampilan YAST,Yast memandu kita melakukan instalasi Suse Linux. Instalasi terbagi dalam beberapa langkah,Yast bisa dipakai untuk berbagai konfigurasi ,Hardware,Sistem,Security dan Network.ini adalah tampilan pertama linux SUSE setelah proses restart,maka untuk memulai proses penginstallan kita pilih INSTALLATION, Setelah mendapatkan CD/DVD OpenSUSE, kita dapat melakukan proses instalasi OpenSUSE dengan mudah. Yang diperlukan hanyalah mengubah proses boot agar komputer melakukan proses booting dari CD/DVD.
Langkah Kedua ikuti petunjuk penginstallan, pada Menu pilihlah Installation,
Lalu setelah kita meng-klik installation maka tunggu sampai proses Loading selesai setelah itu kita akan melihat tampilan suse yang sangat bagus dengan warna biru,ini adalah tampilan linux suse setelah mengklik installation atau selama loading :
Review image
Lalu setelah itu akan muncul tampilan seperti dibawah ini :


Setelah selesai proses diatas maka Setelah selesai proses diatas maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini,untuk memulai proses installasi maka akan muncul untuk pilihan bahasa maka kita pilih “ENGLISH (US) Lalu itu klik next :
pada menu instalation Mode pilih New Instalation, lalu pilih next untuk melanjutkan,
Lalu pada bagian ini kita tandai KDE kemudian klik next untuk melanjutkan,
Lalu masuk ke change,pilih partitioning dan software
Ini tampilan software lalu tandai

Lalu klik countinue
Pada menu Instalation Settings pilih tombol change kemudian pilih Base Partition Setup on this Proposal lalu Next, jika anda sudah terinstall windows maka akan diperlihatkan partisi yang ada beserta partisi linux yang akan diinstall maka akan tercipta dual booting (windows & OpenSuse 10.2) pada menu awal GRUB selanjutnya tekan accept, tekan accept lagi, kemudian pilih tombol install pada menu confirm installation,
Ini adalah tampilan setelah kita memilih install tunggu sampai proses loading selesai

:
Setelah selesai proses ini maka secara otomatis computer anda akan ter-restart, Seteah itu maka akan mncul tampilan seperti di bawah ini.
Tunggu sampai proses ini selesai.
Maka akan ada tampilan seperti dibawah ini.
Di sini kita isi password user.
Kemudian isi Hostname dan Domain name
Kemudian akan tampil Network Configuration
Pada menu Test internet Conection pilih saja no, skip this test lalu tekan Next,
Ini adalah tampilan untuk Running Internet Conecction Test dengan kata lain yaitu untuk test koneksi internet.
Kemudian next
Ini adalah Nevell Custumer Center Configration
Pilih Configure Later
Pilih next
Buat user yang lain selain root (e.g. admin):
System konfigurasi telah di buat kemudian next


Akhirnya yast menampilkan untuk mengecek hardware (kartu grafik,printer,sound,kartu TV dan Bluetooth).Anda dapat menyetujui sesudah pengecekan hardware dianggap tidak penting untuk sebuah server.
Selamat ! Dasar instalasi anda telah lengkap.
Lanjutkan ke langkah berikutnya.

2. Installing And Configuring The Rest Of The System

Konfigurasi Penambahan IP Address
Jika anda ingin menambah IP Address di system anda,anda hanya menjalankan
yast2
YaST Control Center akan muncul. Selanjutnya ke Network Devices -> Network Card.Langkah berikutnya sama seperti selama setup network di install.
Pengaturan Hostname
echo server1.example.com > /etc/hostname/bin/hostname -F /etc/hostname
Install apt untuk SUSE
apt adalah pengemasan system terdahulu dari Debian. Sejak itu pemeliharaan lebih baik untuk ketergantungan pengemasan dari pada rpm itu akan menjadi baik jika kita dapat menggunakan itu di system baru SUSE kita. Ini akan menyimpan yang asli.Keuntungan ,apt telah teruji berdasarkan pembagian dari rpm,dan juga tersedia untuk SUSE 10.2.
rpm -ivh ftp://ftp.gwdg.de/pub/linux/suse/apt/SuSE/9.3-i386/RPMS.suser-rbos/\
apt-libs-0.5.15cnc7-0.suse093.rb0.i586.rpm
rpm -ivh ftp://ftp.gwdg.de/pub/linux/suse/apt/SuSE/9.3-i386/RPMS.suser-rbos/\
apt-0.5.15cnc7-0.suse093.rb0.i586.rpm
Edit /etc/apt/sources.list. Seharusnya mengikuti sesuai garis
rpm ftp://ftp.gwdg.de/pub/linux/suse/apt/ SuSE/9.3-i386 base update security
Run
apt-get update
Install beberapa software dan nonaktifkan firewall SUSE
apt-get install findutils ncftp readline libgcc glibc-devel findutils-locate gcc flex lynx compat-readline4 db-devel /etc/init.d/SuSEfirewall2_setup stop
chkconfig –del SuSEfirewall2_setup
chkconfig –del SuSEfirewall2_init
Quota
apt-get install quota
Edit /etc/fstab lihat ini (I added ,usrquota,grpquota to partition /dev/sda2 (mount point /; your device name might be /dev/hda2 or similar)):
/dev/sda2            /                    reiserfs   acl,user_xattr,usrquota,grpquota        1 1

/dev/sda1            swap                 swap       pri=42                0 0

devpts               /dev/pts             devpts     mode=0620,gid=5       0 0

proc                 /proc                proc       defaults              0 0

usbfs                /proc/bus/usb        usbfs      noauto                0 0

sysfs                /sys                 sysfs      noauto                0 0

/dev/cdrecorder      /media/cdrecorder    subfs      noauto,fs=cdfss,ro,procuid,nosuid,nodev,exec,iocharset=utf8 0 0

/dev/fd0             /media/floppy        subfs      noauto,fs=floppyfss,procuid,nodev,nosuid,sync 0 0
Kemudian run:
touch /aquota.user /aquota.group
chmod 600 /aquota.*
mount -o remount /
quotacheck -avugm
quotaon -avug
DNS-Server
apt-get install bind bind-chrootenv bind-devel bind-utils
chkconfig –add named
/etc/init.d/named start
Bind will run in a chroot jail under /var/lib/named.
MySQL
apt-get install mysql mysql-client mysql-shared mysql-devel perl-DBD-mysql perl-DBI perl-Data-ShowTable
chkconfig –add mysql
/etc/init.d/mysql start
Sekarang cek jaringan tersebut hingga aktif. Run
netstat -tap
Seharusnya menampilkan isi kotak seperti di bawah ini:
tcp        0      0 *:mysql                 *:*                     LISTEN      6621/mysqld
Jika salah, edit /etc/my.cnf, muncul komentar seperti di bawah ini skip-networking:
# Don't listen on a TCP/IP port at all. This can be a security enhancement,

# if all processes that need to connect to mysqld run on the same host.

# All interaction with mysqld must be made via Unix sockets or named pipes.

# Note that using this option without enabling named pipes on Windows

# (via the "enable-named-pipe" option) will render mysqld useless!

#

#skip-networking
Dan restart server MySQL anda:
/etc/init.d/mysql restart
Run
mysqladmin -u root password yourrootsqlpassword
mysqladmin -h server1.example.com -u root password yourrootsqlpassword
Untuk melengkapi password sebagai user gunakan root (setiap orang dapat mengakses database MySQL anda)
Postfix Dengan SMTP-AUTH Dan TLS
apt-get install cyrus-sasl cyrus-sasl-crammd5 cyrus-sasl-devel cyrus-sasl-digestmd5 cyrus-sasl-gssapi cyrus-sasl-otp cyrus-sasl-plain cyrus-sasl-saslauthd
chkconfig –add saslauthd
/etc/init.d/saslauthd start
mkdir /etc/postfix/ssl
cd /etc/postfix/ssl/
openssl genrsa -des3 -rand /etc/hosts -out smtpd.key 1024
chmod 600 smtpd.key
openssl req -new -key smtpd.key -out smtpd.csr
openssl x509 -req -days 3650 -in smtpd.csr -signkey smtpd.key -out smtpd.crt
openssl rsa -in smtpd.key -out smtpd.key.unencrypted
mv -f smtpd.key.unencrypted smtpd.key
openssl req -new -x509 -extensions v3_ca -keyout cakey.pem -out cacert.pem -days 3650
postconf -e ‘mydomain = example.com’
postconf -e ‘myhostname = server1.$mydomain’
postconf -e ‘smtpd_sasl_local_domain =’
postconf -e ‘smtpd_sasl_auth_enable = yes’
postconf -e ‘smtpd_sasl_security_options = noanonymous’
postconf -e ‘broken_sasl_auth_clients = yes’
postconf -e ‘smtpd_recipient_restrictions = permit_sasl_authenticated,permit_mynetworks,check_relay_domains’
postconf -e ‘inet_interfaces = all’
postconf -e ‘alias_maps = hash:/etc/aliases’
postconf -e ‘smtpd_tls_auth_only = no’
postconf -e ‘smtp_use_tls = yes’
postconf -e ‘smtpd_use_tls = yes’
postconf -e ‘smtp_tls_note_starttls_offer = yes’
postconf -e ‘smtpd_tls_key_file = /etc/postfix/ssl/smtpd.key’
postconf -e ‘smtpd_tls_cert_file = /etc/postfix/ssl/smtpd.crt’
postconf -e ‘smtpd_tls_CAfile = /etc/postfix/ssl/cacert.pem’
postconf -e ‘smtpd_tls_loglevel = 1′
postconf -e ‘smtpd_tls_received_header = yes’
postconf -e ‘smtpd_tls_session_cache_timeout = 3600s’
postconf -e ‘tls_random_source = dev:/dev/urandom’
Sekarang restart Postfix:
/etc/init.d/postfix restart
Jika ingin melihat SMTP-AUTH and TLS bekerja secara tepat sekarang masuk ke run mengikuti command:
telnet localhost 25
Setelah anda membentuk koneksi tipe mail server posfix anda.
ehlo localhost
jika anda melihat garis
250-STARTTLS dan 250-AUTH
Segala sesuatunya tidak ada masalah
Type
quit
Akan kembali di system semula
Courier-IMAP/Courier-POP3
Saya ingin menggunakan sebuah POP3/IMAP daemon untukmendukung Maildir. oleh karena itu mengapa saya menggunakan Courier-IMAP and Courier-POP3.
apt-get install courier-imap fam-server
/etc/init.d/courier-authdaemon start
/etc/init.d/courier-imap start
/etc/init.d/courier-imap-ssl start
/etc/init.d/courier-pop3 start
/etc/init.d/courier-pop3-ssl start
chkconfig –add courier-authdaemon
chkconfig –add courier-imap
chkconfig –add courier-imap-ssl
chkconfig –add courier-pop3
chkconfig –add courier-pop3-ssl
setelah configurasi postfix ke penerima e-mail untuk para pengguna maildir
postconf -e ‘home_mailbox = Maildir/’
postconf -e ‘mailbox_command =’
/etc/init.d/postfix restart
*Catatan: kamu tidak dapat melakukan perintah di atas maka gunakan ISPConfig pasa system seperti ISPConfig memerlukan konfigurasi untuk penerima procmail. Tapi silahkan anda untuk mengaktifkan maildir under Management -> Settings -> EMail in the ISPConfig web interface.
Apache/PHP5
apt-get install apache2 apache2-devel apache2-mod_perl apache2-mod_php5 apache2-prefork libapr0 perl-HTML-Parser perl-HTML-Tagset perl-Tie-IxHash perl-URI perl-libwww-perl php5 php5-devel
apt-get install php5-bcmath php5-bz2 php5-calendar php5-ctype php5-curl php5-dba php5-dbase php5-dbx php5-debuginfo php5-dio php5-dom php5-fam php5-filepro php5-ftp php5-gd php5-gettext php5-gmp php5-iconv php5-imap php5-ldap php5-mbstring php5-mcrypt php5-mhash php5-mysql php5-mysqli php5-ncurses php5-odbc php5-openssl php5-pcntl php5-pgsql php5-posix php5-readline php5-shmop php5-snmp php5-soap php5-sockets php5-sqlite php5-sysvsem php5-tokenizer php5-wddx php5-xmlrpc php5-xsl php5-yp php5-zlib php5-exif php5-fastcgi php5-pear php5-sysvmsg php5-sysvshm ImageMagick curl (1 line!)
chkconfig –add apache2
Edit /etc/mime.types. Ulasan ini mengikuti kotak ke 2:
# application/x-httpd-php                phtml pht php

# application/x-perl             pl pm
Edit /etc/apache2/httpd.conf dan perubahan
DirectoryIndex index.html index.html.var
to
DirectoryIndex index.html index.htm index.shtml index.cgi index.php index.php5 index.php4 index.php3 index.pl index.html.var
Edit /etc/sysconfig/apache2 and add rewrite to the APACHE_MODULES line:
APACHE_MODULES="access actions alias auth [...] setenvif ssl suexec userdir php4 php5 rewrite"
Also add SSL to the APACHE_SERVER_FLAGS line:
APACHE_SERVER_FLAGS="SSL"
Kemudian run
SuSEconfig
/etc/init.d/apache2 start
Proftpd
Saya ingin menggunakan proftpd dari pada menggunakn vsftpd dimana suse default ftp server karena software control panel saya melakukan penginstalan di server ini (ispconfig) di butuhkan proftppd pada suse ini (penyaluran lain yang berbeda) sejak tidak adanya suse packages proftpd saya telah menyusunnya secara manual.
cd /tmp/
wget –passive-ftp ftp://ftp.proftpd.org/distrib/source/proftpd-1.2.10.tar.gz
tar xvfz proftpd-1.2.10.tar.gz
cd proftpd-1.2.10/
./configure –sysconfdir=/etc
make
make install
cd ../
rm -fr proftpd-1.2.10*
sekarang buat file /etc/init.d/proftpd:
#! /bin/sh

# Copyright (c) 2000-2001 SuSE GmbH Nuernberg, Germany.

# All rights reserved.

#

# Original author: Marius Tomaschewski 

#

# Slightly modified in 2003 for use with SuSE Linux 8.1,

# by http://www.learnlinux.co.uk/

#

# Slightly modified in 2005 for use with SuSE Linux 9.2,

# by Falko Timme

#

# /etc/init.d/proftpd

#

### BEGIN INIT INFO

# Provides:                proftpd

# Required-Start:        $network $remote_fs $syslog $named

# Required-Stop:

# Default-Start:        3 5

# Default-Stop:        0 1 2 6

# Description:                Starts ProFTPD server

### END INIT INFO

# Determine the base and follow a runlevel link name.

base=${0##*/}

link=${base#*[SK][0-9][0-9]}

# Force execution if not called by a runlevel directory.

test $link = $base && START_PROFTPD=yes  # Modified by learnlinux.co.uk

test "$START_PROFTPD" = yes || exit 0    # Modified by learnlinux.co.uk

# Return values acc. to LSB for all commands but

# status (see below):

#

# 0 - success

# 1 - generic or unspecified error

# 2 - invalid or excess argument(s)

# 3 - unimplemented feature (e.g. "reload")

# 4 - insufficient privilege

# 5 - program is not installed

# 6 - program is not configured

# 7 - program is not running

proftpd_cfg="/etc/proftpd.conf"

proftpd_bin="/usr/local/sbin/proftpd"

proftpd_pid="/usr/local/var/proftpd.pid"

[ -r $proftpd_cfg ] || exit 6

[ -x $proftpd_bin ] || exit 5

# Source status functions

. /etc/rc.status

# First reset status of this service

rc_reset

case "$1" in

    start)

  echo -n "Starting ProFTPD Server: "

  test -f /etc/shutmsg && rm -f /etc/shutmsg

  /sbin/startproc $proftpd_bin

  rc_status -v

  ;;

    stop)

  echo -n "Shutting down ProFTPD Server: "

  test -x /usr/local/sbin/ftpshut && /usr/local/sbin/ftpshut now && sleep 1

  /sbin/killproc -TERM $proftpd_bin

  test -f /etc/shutmsg && rm -f /etc/shutmsg

  rc_status -v

  ;;

    restart)

  ## If first returns OK call the second, if first or

  ## second command fails, set echo return value.

  $0 stop

  $0 start

  rc_status

  ;;

    try-restart)

  ## Stop the service and if this succeeds (i.e. the

  ## service was running before), start it again.

  ## Note: not (yet) part of LSB (as of 0.7.5)

  $0 status >/dev/null &&  $0 restart

  rc_status

  ;;

    reload|force-reload)

  ## Exclusive possibility: Some services must be stopped

  ## and started to force a new load of the configuration.

  echo -n "Reload ProFTPD Server: "

  /sbin/killproc -HUP $proftpd_bin

  rc_status -v

  ;;

    status)

  # Status has a slightly different for the status command:

  # 0 - service running

  # 1 - service dead, but /var/run/  pid  file exists

  # 2 - service dead, but /var/lock/ lock file exists

  # 3 - service not running

  echo -n "Checking for ProFTPD Server: "

  checkproc $proftpd_bin

  rc_status -v

  ;;

    probe)

  ## Optional: Probe for the necessity of a reload,

  ## give out the argument which is required for a reload.

  [ $proftpd_cfg -nt $proftpd_pid ] && echo reload

  ;;

    *)

  echo "Usage: $0 {start|stop|status|restart|reload|try-restart|probe}"

  exit 1

  ;;

esac

# Set an exit status.

rc_exit
chmod 755 /etc/init.d/proftpd
chkconfig –add proftpd
/etc/init.d/proftpd start
untuk alasan keamanan anda, anda dapat mengikuti perintah di samping ini./etc/proftpd.conf:
DefaultRoot ~

IdentLookups off

ServerIdent on "FTP Server ready."
 
Be sure to comment out the following lines in order to allow ftp users to CHMOD:
# Bar use of SITE CHMOD by default

# 

#  DenyAll

# 
Dan merestart Proftpd:
/etc/init.d/proftpd restart
Webalizer
Untuk menginstal webalizer, lakukan run
apt-get install webalizer
Synchronize the System Clock
If you want to have the system clock synchronized with an NTP server do the following:
Jika anada ingin melakukan penyamaan system kunci dengan NTP server ikutilah petunjuk dibawah ini
apt-get install netdate
netdate tcp time.nist.gov
Buat /var/spool/cron/tabs/root:
# update time with ntp server

0 3,9,15,21 * * * /usr/sbin/netdate time.nist.gov
Kemudian run
chmod 600 /var/spool/cron/tabs/root
/etc/init.d/cron restart
Install beberapa Perl Modules needed by SpamAssassin (comes with ISPConfig)
Installation using the Perl Shell
Masuk ke command anda sebagai root dan run mengikuti command untuk memulai Perl shell:
perl -MCPAN -e shell
Jika anda run ke Perl shell untuk pertama kali anda akan menanyakan beberapa pertanyaan .Di sebagian kotak pertanyaan akan gagal menjawabnya.
Catatan:Jika anda run ke sebuah firewall di system yang mempunyai kekuatan untuk mematikan sambil bekerja di Perl shell dalam perintah untuk Perl shell yang mampu mengambil modul yang dibutuhkan tanpa kelambatan yang besar. Setelah itu anda dapat menghidupkan.
Keuntungan besar Perl shell di banding dua metode lainnya yang menggambarkan disini adalah pemeliharaan tentang ketergantungan ketika sedang menginstall modul baru. Jika tampilan sebuah persyaratan modul Perl akan hilang ketika anda menginstall modul yang lainnya Perl shell anda jika seharusnya persyaratan install modul untuk anda.Anda seharusnya menjawab pertanyaan dengan “yes”.
Run mengikuti commands untuk install yang di butuhkan oleh SpamAssassin:
install HTML::Parser
install Net::DNS
(when prompted to enable tests, choose no)
install Digest::SHA1
install DB_File
q
(to leave the Perl shell)
Jika modul telah terinstal di system anda anda akan mendapatkan sebuah pesan yang mirip dengan salah satu pesan di bawah ini.
HTML::Parser is up to date.
Instalasi telah sukes dilaksanakan:
/usr/bin/make install — OK

selesai

Penyusunan server sekarang sudah selesai, dan jika anda inginkan, anda dapat menginstal IspConfig disana.
A Note On SuExec
Jika anda ingin run CGI script dibawah suExec, anda bias menetapkan /srv/www home directory untuk membuat website oeh ISPConfig sebagai suse 10.2 suExec di susun dengan /srv/www as Doc_Root. Run /usr/sbin/suexec2 -V, dan terlihat seperti ni.
pilih/srv/www sebagai home directory untuk website selama instalasi dari ISPConfig terselesaikan :ketika anda bertanya untuk instalasi mode pilih expert mode.
Selanjutnya selama instalasi anda bertanya jika ada kegagalan directory /home/www seharusnya menjadi directory dimana ISPConfig akan membuat website. Jawab n dan enter /srv/www sebagai home directory untuk website
Demikian tutorial instalasi linux suse 10.2 yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat khususnya bagi kami selaku pelajar TKJ dan pembaca semua. amin

Panduan Instalasi Fedora 16

Definisi
  
Fedora 16 merupakan salah satu distro Linux berbasis RedHat yang cukup populer dan banyak digunakan di desktop maupun server. Sebagai proyek yang dikembangkan bersama oleh RedHat dan komunitas, Fedora merupakan cikal bakal atau testbed untuk RedHat Enterprise Linux. Seperti kebanyakan distro populer lainnya, Fedora menggunakan Gnome sebagai desktop environment default. Namun pengguna KDE tidak perlu khawatir karena Fedora tetap menyediakan pilihan untuk memasang KDE sebagai desktop environment.

Untuk urusan instalasi, Fedora sudah menyediakan antarmuka berbasis GUI yang cukup mudah digunakan. User dapat memilih untuk menggunakan installer berbentuk CD atau DVD. Ketika menggunakan CD, user dapat terlebih dahulu mencoba Fedora dalam mode live cd. Sedangkan penggunaan DVD sepertinya memang dirancang untuk instalasi dengan perangkat lunak bawaan yang lebih banyak.
Dalam tutorial ini kita akan melakukan instalasi Fedora 16 menggunakan DVD. ISO image Fedora dapat diunduh dari situs resminya atau cermin lokal seperti kambing. Kelar mengunduh, ISO image harus dibakar ke DVD atau flashdisk, atau bisa juga menggunakan virtual machine di VirtualBox, atau menggunakan teknik booting ISO dari harddisk.
Di menu GRUB, pilih Install or upgrade Fedora.

Untuk memastikan DVD dalam kondisi baik dan tidak akan mengganggu jalannya instalasi, kita bisa memilih untuk memeriksanya. Kalau sudah yakin DVD dalam keadaan baik, pilih saja Skip.
Pilih bahasa yang akan digunakan. Klik Next untuk melanjutkan.
Pilih jenis papan ketik (keyboard layout), lalu klik Next.
Berikutnya kita harus menentukan jenis penyimpanan yang digunakan untuk instalasi. Pilih Basic Storage Devices untuk kebanyakan PC/laptop dengan harddisk lokal. Pilih Specialized Storade Devices jika menggunakan FCoE, iSCSI, zFCP, atau Storage Area Networks (SANs) lainnya. Klik Next untuk melanjutkan.
Tentukan host name untuk mesin yang sedang di-install ini. Di tahap ini juga tersedia pilihan untuk pengaturan jaringan. User yang memilih melewatkan konfigurasi jaringan dapat melakukannya nanti setelah instalasi selesai. Klik Next untuk melanjutkan.
Pilihan zona waktu untuk Indonesia ada tiga, 1) Jakarta untuk WIB, 2) Makassar untuk WITA, dan 3) Jayapura untuk WIT. Pilih salah satunya, lalu klik Next untuk melanjutkan.
Tentukan password root yang nantikan akan digunakan untuk berbagai kepentingan pengelolaan sistem. Sebaiknya pilih password yang cukup panjang namun tetap mudah diingat. Klik Next untuk melanjutkan.
Fedora menyediakan beberapa pilihan metode partisi. Tips untuk memilih partisi, jika sebelumnya sudah ada sistem operasi lain di PC/laptop gunakan pilihan Create Custom Layout, jika ingin menggunakan seluruh harddisk untuk instalasi gunakan pilihan Use All Space. Selesai memilih, klik Next.
Klik Write Changes to Disk untuk mengkonfirmasi pembuatan partisi.
Fedora menyediakan empat pilihan instalasi, 1) Graphical Desktop untuk lingkungan desktop lengkap, 2) Software Development untuk lingkungan desktop pengembangan perangkat lunak, 3) Web Server untuk lingkungan LAMP (Linux, Apache, MySQL, PHP), 4) Minimal untuk instalasi minimal. Pilihan ini masih dapat dikonfigurasi setelah instalasi selesai. Tentukan pilihan, lalu klik Next untuk melanjutkan.
Instalasi akan memakan waktu hingga beberapa puluh menit. Tunggu hingga selesai.
Setelah instalasi selesai, klik Reboot untuk masuk ke sistem baru.
Berikutnya kita harus melakukan konfigurasi pascainstalasi untuk pengaturan waktu, pembuatan user baru, dan pembuatan hardware profile
akhirnya instalasi selesai, sekian dan terima kasih....


Panduan Instalasi Ubuntu Server

Panduan Instalasi Ubuntu Server

Cara Menginstall / Instalasi Ubuntu Server
1.  Masukkan CD Instalasi Linux Ubuntu Server, tunggu beberapa saat hingga muncul tampilan awal instalasi. Lalu pilih bahasa yang dikehendaki untuk proses instalasi Ubuntu Server.
 
1
 
 
2.  Pilih “Install Ubuntu Server” untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
 
1
 
 
3.  Pilih salah satu bahasa sebagai default language system Ubuntu Server.
 
1
 
 
4.  Pilih lokasi negara Anda, jika tidak ada pilihan negara Anda silahkan pilih 'other' lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
 
1
 
 
5.  Pilih bagian benua di mana negara Anda berada lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi ubuntu server.
 
1
 
 
6.  Pilih salah satu negara di mana Anda berada lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
 
1
 
 
7.  Pilihan untuk mendeteksi keyboard yang terpasang, Anda bisa melewatinya jika tidak ingin melakukan proses deteksi.
 
1
 
 
8.  Pilih pengaturan keyboard (di sini dicontohkan ‘USA’) lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
 
1
 
 
1
 
 
9.  Masukkan nama “hostname” yang dikehendaki (jika jaringan milik Anda sendiri), kemudian pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
 
1
 
 
10.  Sistem akan mendeteksi zona waktu wilayah Anda. Pilih "Yes" untuk melanjutkan proses instalasi ubuntu Server atau pilih "no" untuk pengaturan zona waktu wilayah Anda
 
1
 
 
11.  Pilihan untuk memandu proses partisi. Di sini dicontohkan dengan memilih pilihan pertama yaitu "Guided - use entire disk"  yaitu memilih semua kapasitas harddisk
 
1
 
 
12.  Konfirmasi untuk memformat, menghapus dan memakai semua kapasitas harddisk.
 
1
 
1
 
 
13.  Ketikkan nama lengkap dari user Ubuntu Server lalu pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
 
1
 
 
14.  Ketikkan username akun Ubuntu Server Anda untuk login ke Ubuntu Server nanti, lalu pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
 
1
 
 
15.  Ketikkan password dari akun Ubuntu Server Anda (dianjurkan untuk mengkombinasikan password Anda) untuk login ke Ubuntu Server nanti. Lalu pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
 
1
 
 
16.  Verifikasi password akun Ubuntu Server Anda. Lalu pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
 
1
 
 
17.  Jika Anda ingin sistem mengenkripsi data pada direktori home saat Anda login silahkan pilih ‘Yes’ atau jika tidak silahkan pilih ‘No’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
 
1
 
 
18.  Jika Anda memerlukan alamat ‘proxy’ untuk mengakses internet silahkan Anda masukkan alamat ‘proxy’ tersebut tetapi Anda bisa mengosongkannya jika Anda tidak memerlukan ‘proxy’, lalu pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
 
1
 
 
19.  Sistem sedang melanjutkan proses pengaturan APT (Advanced Packaging Tool).
 
1
 
 
20.  Pilih “No automatic updates” jika Anda tidak akan memperbaharui sistem Ubuntu Server Anda lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
 
1
 
 
21.  Pilih software yang akan dipasang pada sistem Ubuntu Server Anda lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server (bisa diinstall kemudian hari, kosongkan saja).
 
1
 
 
22.  Pilih ‘Yes’ untuk melanjutkan proses pemasangan ‘GRUB boot loader’ ke ‘master boot record’. GRUB berfungsi untuk memperbolehkan ‘user’ memilih sistem operasi mana yang akan dijalankan (jika terdapat lebih dari satu sistem operasi).
 
1
 
 
23.  Instalasi Ubuntu Server telah selesai dan sistem akan dinyalakan ulang. Silahkan Anda pilih ‘continue’.
 
1
 
 
24.  Sistem Ubuntu Server Anda telah siap digunakan.
 
1
 
 
25.  Silahkan masukkan ‘username’ dan ‘password’ sesuai dengan yang telah Anda isikan pada saat proses instalasi Ubuntu Server tadi.
 
1
 Selamat menggunakan OS Linux Debian